by

“Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19 untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit dan Indonesia Maju”.

-Berita-109 views

NarasiNews,Dumai. – Wali Kota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai Dr. H. Herdi Salioso, SE, MA menyaksikan secara virtual peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25, Senin (26/4/2021). 

Acara yang ditaja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual ini diikuti oleh seluruh kepala daerah baik provinsi, kabupaten/kota, DPRD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se Indonesia.

Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996, yang ditandatangani pada 7 Februari, menyebutkan bahwa 25 April ditetapkan sebagai Hari Otonomi Daerah.

Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema “Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19 untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit dan Indonesia Maju”. 

Seperti dilansir laman kemendagri.go.id pada Senin (26/4/2021), Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi gelaran peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25. Sedangkan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian dalam pengantarnya menyebutkan, kehadiran Wakil Presiden menegaskan kembali betapa pentingnya otonomi daerah.

Tito Karnavian mengatakan dalam sambutannya bahwa keberagaman yang dibalut dalam bingkai otonomi daerah, menjadi modal besar untuk menciptakan Indonesia  yang lebih maju dan lebih sejahtera. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wakil Presiden.

Ditengah kesibukan, Bapak telah berkenan untuk hadir dan akan memberikan pengarahan, serta sekaligus membuka secara resmi peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25 Tahun 2021,” ungkapnya.Selain itu, Mendagri  meresmikan tiga sistem aplikasi layanan yang dibangun Kemendagri.

Sistem aplikasi tersebut di antaranya Sistem Informasi Mutasi Daerah (Simudah), Sistem Elektronik Peraturan Daerah (e-Perda), dan Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Si-LPPD). “Ketiga sistem tersebut merupakan terobosan dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah untuk mengakomodasi urusan pemerintah daerah.” Pungkasnya.(Diskominfo)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita