by

Hari Ini KPK Panggil Lima Orang saksi Untuk Tersangka Kasus Suap Zas,

-Berita-69 views

NarasiNews,Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sebelumnya pada 3 Mei 2019 telah menetapkan Zulkifli sebagai tersangka dalam dua perkara, yaitu tindak pidana korupsi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) dan penerimaan gratifikasi.

Dalam pengembangan kasus tersebut hari ini pihak KPK telah memanggil Lima orang saksi dalam penyidikan kasus suap terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Dumai, Provinsi Riau dalam APBN-P Tahun 2017 dan APBN 2018.Senin 2 November di Polda Riau Jl Jenderal Sudirman No 235 Pekan Baru Riau.

Dalam Keterangan Relis PlT Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan kepada media “Hari ini, dijadwalkan pemeriksaan terhadap Lima orang saksi untuk tersangka ZAS (Zulkifli Adnan Singkah/Wali Kota Dumai),”dua diantaranya PNS Kota Dumai yaitu Anggi Sukma Buana,Muhammad Saddam,Selanjutnya CEO Aulia Wijaya Mebel,Kamari Adi Winananto,M.Yusuf Sikubang Wiraswasta.Mashudi Wiraswasta ungkap nya.

Menurut Ali Fikri Kronologi perkara bermula, tersangka Zulkifli diduga memberi uang total sebesar Rp550 juta kepada Yaya Purnomo dan kawan-kawan terkait dengan pengurusan anggaran DAK APBN-P Tahun 2017 dan APBN Tahun 2018 Kota Dumai.

Yaya Purnomo merupakan mantan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.

Selanjutnya pada perkara kedua, tersangka Zulkifli diduga menerima gratifikasi berupa uang Rp50 juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta.Diduga Gratifikasi Tersebut berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja.

Perkara pertama, Zulkifli disangkakan melanggar pasal 5 Ayat (1) hurufa atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.Perkara kedua, Zulkifli disangkakan melanggar pasal 12 B atau Pasal 11 Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP pungkas Ali Fikri.(Rozali)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita