by

Kades Berseta Tim BBKSDA Riau Bawa Perangkap Turun ke Tenggayun Pasca Ada Jejak Harimau,

-Berita-191 views

NarasiNews, BENGKALIS – Balai Besar Koservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau sudah turun ke Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana untuk melakukan penangkapan harimau yang meresahkan masyarakat beberapa pekan terakhir. Tim dari BBKSDA tiba di Desa Tenggayun siang ini dengan membawa perangkat harimau. 

Hal ini disampaikan Kepala Desa Tenggayun Muhammad Khairil Minggu (28/06/20) siang. Perangkap harimau yang dibawa cukup besar dan sudah di pasang tim BBKSDA bersama warga Tenggayun di lokasi penemuan bangkai sapi kemarin.

“Siang ini sampainya, mereka membawa perangkap harimau, tadi baru di pasang ditempat temuan bangkai sapi dan jejak harimau kemarin. Kita membantu mereka untuk pemasangan tadi, “jelas Khairil.

Menurut dia, bangkai sapi yang ditemukan di lokasi diletakkan di dalam perangkap tersebut di jadikan umpan agar harimau tersebut datang kembali. “Selain perangkap tim BBKSDA juga ada yang tinggal perwakilannya di sini. Mereka mantau perangkap tersebut nantinya. Menunggu bagaimana perkembangan setelah perangkap terpasang, “tambah Kades.

Dengan hadirnya tim BBKSDA Riau di desa Tenggayun, ke khawatiran masyarakat akan bahaya harimau sedikit meredah. Warga mulai percaya diri untuk tetap beraktifitas kembali di kebun karena sudah ada pantauan dari tim dari BBKSDA.

“Namun tetap waspada, kita juga sudah sampaikan ke masyarkat agar tidak turun sendirian saat berkebun. Kalau ingin beraktifitas di kebun harus berkawan tidak boleh sendirian karena kondisinya harimau masih berkeliaran, “tambahnya.

Selain itu, pihak Desa juga sudah melakukan kegiatan belo kampung secara bersamaan dengan desa Api Api beberapa waktu lalu. Dengan tujuan agar desa di jauhkan dari musibah termasuk serangan binatang buas seperti harimau.

“Belo kampung sudah kita lakukan bersamaan dengan desa Api Api beberapa waktu lalu, hari ini tim BBKSDA juga sudah turun masyarakat mulai lega, sudah ada tindakan dari pihak yang mengerti mengatasi harimau ini, “terangnya.

Pihaknya berharap harimau yang meresahkan masyarakat saat ini bisa cepat tertangkap. Sehingga masyarakat bisa merasa betul betul aman melaksanakan aktifitas di kebun.

“Mudah mudahan bisa cepat tertangkap, aktifitas masyarakat di kebun bisa kembali normal. Kalau sekarang memang masyarakat sudah mulai tenang, tapi tetap masih waspada karena harimau masih berkeliaran, “tandasnya.

Seperti diketahui, Warga Desa Tenggayun kecamatan Bandar Laksamana sempat dihebohkan dengan temuan jejak kaki binatang diduga jejak harimau, Sabtu (27/06/20) pagi.  Jejak diduga harimau itu ditemukan di sekitaran perkebunan masyarakat di Dusun Meranti Desa Tenggayun. 

Jejak kaki raja hutan tersebut pertama kali ditemukan seorang pemuda bernama Muhammar Taufik (29) warga Desa Tenggayun yang pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB berangkat kekebunnya.  Saat berada di Kebunnya yang terletak di Dusun Meranti, Taufik melihat jejak seperti tapak seperti harimau, kemudian karena penasaran taufik sempat mengikuti arah jejak yang ditemukan ini.

Ternyata setelah ditelusuri jejak yang ditemukan, mengarah ke semak semak sekitaran kebun. Di sana terdapat seekor sapi dalam kondisi sudah mati.

Menemukan kondisi ini Taufik bergegas pulang rumahnya dan memberi kabar masayarakat sekitar apa yang dia temukan di kebun. Dari informasi taufik ini masyarakat di sana kemudian melaporkan kejadian ini ke Unsur pimpinan pemerintah desa dan Kecamatan.

Sumber : RIAUEXPRESS**

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita