by

Kehidupan Dunia Ibarat Air

-Serambi-355 views

NarasiNews, Lautan merupakan ciptaan Allah ‘Azza wa Jalla yang sangat indah.
Ada satu faidah yang menarik ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

( وَاضْرِبْ لَهُ‍‍مْ مَّ‍‍ثَلَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ )

“Dan buatkanlah untuk mereka (manusia) perumpamaan kehidupan dunia ini, ibarat air (hujan) yang Kami turunkan dari langit…”
( QS. Al Kahfi: 45 )

Di dalam ayat ini Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan perumpamaan, bahwasanya kehidupan dunia itu tidak ubahnya seperti air.

Di antara faidah yang menarik sebagaimana yang dipaparkan oleh Al-Imam Al-Qurtubi Rahimahullahu Ta’ala, mengapa Allah menyerupakan kehidupan dunia ini seperti air, di antaranya adalah:

1️⃣ Bahwasanya air itu tidaklah diam, air itu tidaklah menetap. Dia selalu bergerak, selalu berubah.

Demikian pula dengan dunia. Dunia itu berubah, tidak diam, tidak tetap. Dengan kondisi yang tidak sama, akan selalu berubah-ubah.

Sebagaimana kehidupan kita, mungkin kita di hari ini berada di atas, besok kita berada di bawah. Hari ini kita berbahagia, besok kita bersedih, demikian seterusnya.

Dunia selalu berubah-ubah sebagaimana air pun berubah-ubah.

Air senantiasa mengalir. Apabila di situ ada tempat yang lebih rendah atau dia ditiup oleh angin, maka dia akan terus bergerak.

Demikan pula dengan dunia, dunia ini pun akan terus berubah-ubah. Dunia ini fana dan dunia ini tidaklah kekal.

2️⃣ Bahwasanya seseorang apabila dia masuk ke dalam air maka tidak mungkin dia bisa selamat dari menjadi basah.

Demikian juga dengan dunia, apabila seseorang masuk ke dalam dunia, maka tidak mungkin dia bisa selamat dari fitnah yang ada di  dunia.

Kecuali yang Allah Subhanahu wa Ta’ala jaga, Allah pelihara atau Allah rahmati sehingga dia bisa terjaga dari berbagai macam fitnah dunia.

Kita memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar Allah menjauhkan kita dari berbagai macam fitnah.

Faidah lain yang sangat menarik yang disebutkan oleh Al-Imam Al-Qurtubi Rahimahullahu Ta’ala  tentang air adalah: Apabila air itu digunakan secara proporsional, digunakan secukupnya, maka air itu sangatlah bermanfaat. 

Air itu juga dapat menumbuhkan berbagai macam tanaman apabila kita gunakan sesuai dengan kadarnya atau secara proporsional.

Demikian pula dengan dunia. Dunia, apabila kita ambil darinya dan kita gunakan secukupnya maka juga akan bermanfaat. Akan tetapi sebagaimana halnya air, apabila air itu melebihi kapasitasnya, lebih dari kadarnya maka bisa membinasakan, bisa menghancurkan. Dan tidaklah asing dan bukanlah suatu hal yang aneh apabila Allah Subhanahu wa Ta’ala mengumpulkan air dalam jumlah yang besar maka akan menjadi musibah.

Entah itu tsunami, air bah ataupun banjir bandang, sebagaimana yang telah terjadi di Palu beberapa waktu yang lalu, juga yang terjadi di Gowa, Makasar.

Di mana Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan hujan, di situ kemudian terjadi banjir beberapa meter yang dapat membinasakan.

Maka demikian pula dengan dunia, apabila kita mengambil dunia melebihi kadarnya, melebihi kapasitasnya, tidak secara proposional, maka dunia dapat membinasakan.

Sesungguhnya kita dapat mengambil pelajaran dari berbagai macam hal dan kejadian. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah banyak memberikan permisalan-permisalan bagi kita.

Mudah-mudahan yang sedikit ini bisa memberikan manfaat.

@abinyasalma

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG :  https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita