by

“Kelompok/Jemaah Tanpa Nama “

NarasiNews, – Ciri khas : Jemaah Tampa Nama
Berjenggot, berjubah, bergamis, jinjing atau gendong tas, Suka ketuk rumah orang, pindah dari masjid ke masjid, dari kampung ke kampung, bawa tabung gas, bawa kompor, bawa peralatan dapur, kitab terjemahan, rata-rata orang awam, kadang campur ‘ulama’, Ustadz, hafizd, polisi, tentara dan banyak lagi ciri khas lainnya.

Nama sebutan :
Mungkin pernah dengar dengan nama nama ini : Jamaah tabligh
Jamaah khuruj
Jamaah kompor
Jamaah da’i
Jamaah kebun jeruk
Jamaah seri petaling
Jamaah kerincing
Jamaah temborob
Jamaah jenggot
Dan banyak lagi sebutan lainnya di setiap daerah

Tanggapan orang :
Ada yang mengganggap sesat
Ada yang mengatakan teroris
Ada yang menuduh tidak nafkahi keluarga
Ada yang berfatwa dakwah dulu keluarga sendiri baru orang lain
Ada yang memfitnah tidak berilmu
Dan lain sebagainya …

Kerjanya :
Mengajak manusia ta’at kepada Allah. (Da’wah Ilallah )
Belajar ilmu agama (Ta’lim wata’lum)
Menghambakan diri kepada Allah (Dzikir Wal ibadah)
Melayani ummat (Khidmad)

Mereka adalah :
Orang-orang yang ketika di usir, di hina, di lempari, di ejek, di sesatkan, di fitnah, di jelekin dll tidak membalas, baik secara lisan maupun tulisan
Mereka malah banyak merasa bersalah,
Mereka malah memperbanyak istighfar kepada Allah. Malamnya mereka menangisi dosa, dan menangis mohon hidayah…

Mereka bukan siapa-siapa
Mereka duhulu seorang mantan narapidana
Mantan narkoba
Mantan preman
Mantan gengster
Mantan musisi
Mantan artis dll.
Dan mereka sudah berkorban siang dan malam demi itu, hidupnya bergelimang dosa
Sehingga tidak sedikit dari mereka di temukan tato di tubuhnya.

Subhanallah…
Hari ini mereka di beri hidayah oleh Allah sebab dakwah
Akhirnya mereka mau belajar kenal kepada Allah, belajar kenal dengan ilmu agama, belajar cinta kepada sunnah Rosulullah Shollallahu Alaihi wasallam
Bahkan mereka mau belajar berkorban diri, waktu dan hartanya hanya untuk agama… ( Mashaa Alloh )

Jika mereka datang ke tempat saudara…
Janganlah cepat berfikir negatif, ikut-ikutan mencaci, menghina, mengusir, menyesatkan dan lain-lain.
Toh malamnya mereka diam-diam mendo’akan saudara hidayah.
Bukankah itu yang pernah di buat oleh Rosulullah Shollallahu Alaihi Wasallam..??!!

Datangi dan tabayunlah…

Jika saudara seorang ustadz ajari mereka ilmu agama, jika saudara seorang hafidz, ajari mereka membaca Al-qur’an.
Jika saudara seorang ulama’ ajari mereka cara berdakwah.

Jika saudara seorang pemimpin, dukung dan ambil bagianlah dalam kerja mereka…

Mereka datang tidak di biayai oleh siapapun, tidak meminta dan mengharapkan dana apapun.
Mereka datang belajar untuk meluangkan waktu dengan mengorbankan harta dan dirinya demi agama.
Meninggalkan sementara kecinta’annya kepada istri, anak dan keluarga demi agama.
Mereka datang tanpa di undang, mereka akan pergi tanpa di usir…

Tahukah saudara.. kepergian mereka membawa namamu dalam do’anya.
Di lisan mereka selalu terucap lafadz YA ALLAH HIDAYAH, bukan untuk siapa-siapa.. untuk dirinya, keluarganya, saudara-saudaranya,(termasuk anda) dan ummat diseluruh alam.

Fastabiqul Khoirot
AllahhuAkbar ✊
Baarakallahu fikum wassalam
Salam silathurohmi Zahara Shara.

Sumber : Net

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita