by

Keutamaan Khuruuj Fii Sabililah

-Serambi-160 views

NarasiNews. – Sesungguhnya Allah SWT. telah banyak memberikan kelebihan kepada para pria dan wanita yang keluar di jalan Allah untuk melakukan usaha agama, di antaranya :

  1. Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
  2. Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberi rahmat dari-Nya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh didalamnya kesenangan yang kekakal, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allahlah pahala yang besar.
  3. Apabila seseorang keluar dari rumahnya untuk khuruj Fi Sabilillah, maka ketika ia memakai sepatu atau selangkah saja keluar dari rumahnya, Allah Swt. Mengampuni dosa dosanya. (mafhum hadits).
  4. Satu perkataan yang digunakan untuk menyeru manusia untuk taat kepada Allah, maka Allah Swt. Akan memberinya ganjaran satu tahun ibadah. (mafhum hadits).
  5. Seseorang yang melangkah dari rumahnya untuk khuruj fi sabilillah, maka malaikat yang memikul Arasy akan berdo’a :
    a. Ya Allah, ampunilah dosa orang yang keluar di jalan-Mu
    b. Ya Allah, ampuni dosa-dosa orang yang ditinggalkan oleh orang yang keluar di jalan-Mu.
    c. Ya Allah, satukan mereka di dalam Jannah kerena mereka berpisah karena Engkau. (mafhum hadits).
  6. Do’a yang keluar di jalan Allah akan dikabulkan. (mafhum hadits).
  7. Setiap rupiah uang yang digunakan di jalan Alllah, Allah Swt. akan memberinya ganjaran 700.000 kali lipat. (mafhum hadits).
  8. Shalat di Masjidil Haram 100.000 kali lebih utama daripada shalat di masjid lain. Shalat di Masjid Nabawi 51.000 kali lebih utama daripada shalat di masjid lain. Tetapi untuk shalat orang yang telah berkeluarga ketika khuruj fi sabilillah, maka Allah Swt. akan memberinya pahala 4.9 juta kali lipat, bahkan lebih banyak lagi. Begitu juga dengan pahala ibadah-ibadah yang lainnya. Pahala yang demikian banyak hanya akan diperoleh jika khuruj fi sabilillah. (mafhum hadits).
  9. Sepagi dan sepetang khuruj fi sabilillah lebih berharga dari dunia dan segala isinya.
  10. Debu-debu yang menempel di tubuh atau pakaian orang yang keluar di jalan Allah akan menjadi tameng api neraka. (mafhum hadits).
  11. Seorang istri yang ridha suaminya khuruj fi sabilillah, maka ia akan mendapatkan pahala yang sama seperti suaminya.
  12. Seorang wanita yang ridha suaminya khuruj fi sabilillah, maka Allah Swt. akan memasukan wanita itu ke dalam Jannah 500 tahun lebih dahulu daripada suami mereka, dan ia akan menghiasi dirinya dan menunggu suaminya di pintu Jannah.
  13. Orang yang mengajak kepada taat kepada Allah (amal kebaikan), maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya. Tanpa mengurangi pahala orang mengamalkannya sedikitpun.
  14. Sesaat di jalan Allah lebih baik daripada beramal seumur hidup di tengah-tengah keluarganya.
  15. Sesaat di jalan Allah lebih baik daripada shalah sepanjang malam di depan Hajar Aswar di malam Lailatul Qadar.
  16. Barang siapa yang terluka di jalan, sungguh ia akan dibangkitkan dengan darah yang masih menetes dan darahnya harum seperti harumnya Kasturi.
  17. Para malaikat akan merebahkan sayapnya untuk orang yang khuruj fi sabilillah.
  18. Barangsiapa yang menderita sakit kepala ketika di jalan Allah lalu mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
  19. Para malaikat dan mahluk lainnya baik di darat, di laut atau di langit akan berdo’a untuk orang yang khuruj fi sabilillah.
  20. Barangsiapa yang memulai member contoh kebaikan dalam Islam, maka ia mendapatkan pahala perbuatannya dan pahala orang-orang yang mengikuti (meniru) perbuatannya itu hingga hari kiamat.
  21. Seseorang yang khuruj fi sabilillah, kemudian ia sakit, maka ia akan mendapatkan ganjaran yang sangat besar di sisi Allah, sehingga apabila ia melihat ganjaran tersebut di akhirat nanti, ia akan sangat merasa gembira. Katanya, “Seandainya saya tahu demikian besarnya pahala yang di berikan kepada orang yang sakit ketika khuruj fi sabilillah, ia bersedia memotong tubuhnya karena tentu pahala yang akan diberikan lebih besar lagi.
  22. Jika seseorang wajahnya terkena debu fi sabilillah, niscaya Allah akan menyelamatkan wajahnya itu pada hari kiamat. Jika kedua telapak kakinya terkena debu fi sabilillah, maka Allah ‘azza wajalla, akan mengharamkan kedua telapak kakinya itu dari neraka.
  23. Barangsiapa pergi sekali perjalanan di jalan Alllah, ia akan memperoleh misik pada hari kiamat sebanyak debu yang menimpanya.
  24. Amal yang paling dekat kepada Allah ‘azza wa jalla ialah jihad fi sabilillah. Tidak ada satupun yang bias menyamainya.
  25. Perumpamaan orang yang berjihad di jalan Allah – dan Allah lebih mengetahui siapa yang berjihad di jalan-Nya – seperti orang yang terus berpuasa, shalat malam, selalu dalam keadaan khusyu’, ruku’, dan sujud.
  26. Barangsiapa membaca 1000 ayat di jalan Allah, Allah akan mencatatnya bersama para Nabi, orang-orang shiddiq, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang yang shalih.
  27. Barangsiapa berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkannya dari neraka sejauh 70 tahun perjalanan, dengan sebab puasanya pada hari itu.
  28. Barang siapa yang berpuasa di jalan Allah, neraka akan menjauh darinya sejauh 100 tahun perjalanan.
  29. Barangsiapa berpuasa sehari di jalan Allah, maka Allah akan membuat diantara dia dan neraka satu parit yang lebarnya sejauh jarak antara langit dan bumi.
  30. Keluar di jalan Allah sama seperti haji Mabrul.
  31. Barangsiapa singgah di suatu tempat lalu berdoa : Audzubi kalimatillahit-taammati min syarrima khalaq (Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang dia ciptakan), maka dia tidak akan ditimpa bahaya sedikitpun, hingga ia pergi dari persinggahan tersebut.
  32. Barangsiapa yang menginfakkan sepasang barang di jalan Allah, maka malaikat penjaga surge akan memanggilnya, yakni setiap malaikat penjaga pintu surge. ‘Wahai Fulan, kemarilah!’.
  33. Berjaga satu malam di jalan Allah lebih utama daripada seribu malam yang dipenuhi shalat pada malam harinya dan puasa pada siang harinya.
  34. Pemimpin suatu kaum dalam perjalanan adalah pelayan mereka. Barangsiapa mengungguli yang lain dalam berkhidmat (melayani), niscaya ia tidak bias diungguli dengan suatu amalan lain apa pun kecuali mati syahid. Sumber : Net

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita