by

KPK Kembali Periksa 7 Saksi Yang Berbeda Pada Kasus Proyek Multi Years Termasuk Ayong Brobudur

-Berita-109 views

NarasiNews,Riau. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kembali Periksa 7 Saksi yang Berbeda pada sebelumnya Terkait kasus dugaan korupsi proyek (Multi Years) pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri, Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013-2015 terhadap tersangka yang sama MNS (M Nasir).

Dalam keterangan Relis nya PLT Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan, pada Jumat 4 Desember bahwa ke tujuh saksi diperiksa tetap melengkapi berkas perkara tersangka MNS (M Nasir), pemeriksaan ini dilakukan masih di Dikantor Polresta Pekanbaru jalan Jenderal Ahmad Yani No 11 Kota Pekanbaru ungkap Ali Fikri .

Salah satu dari Ketujuh saksi itu termasuk kontraktor yang ternama di kabupaten Bengkalis tersebut adalah Ayong Brobudur,Ada pun nama nama dari ke tujuh saksi adalah

1. Nurhayati TD Wiraswasta/Supplier,Urpil

2. Toni Huang Wiraswasta/Supplier Alat Berat.

3. Doni Lubuk Gaung Wiraswasta/Supplier tanah,Urpil.

4. Yopie Wiraswasta Tanah.

5. CV Tiara Sakti Wiraswasta/Supplier Tanah Timbun.

6. Ayong Bengkalis Wiraswasta Supplier Tanah Timbun Brobudur.

7. Khairul Wiraswasta Supplier/Tanah Timbun Selanjutnya Ali Fikri kembali menjelaskan pada sebelumnya KPK juga telah menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis.

Mereka adalah M Nasir, Tirtha Adhi Kazmi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta delapan orang kontraktor.

Kemudian kesepuluh tersangka itu diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum terkait empat proyek ini, seperti pengaturan tender, hasil pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan pekerjaan yang kualitasnya jauh dari yang dipersyaratkan ungkap Ali.

Ali Fikri Menegaskan Adapun,kempat proyek jalan itu yakni, proyek peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, proyek peningkatan Jalan Lingkar Pulau Bengkalis, proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri dan proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri.

KPK juga menjerat M Nasir yang juga mantan Sekda Dumai, dan Dirut PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar, dan Makmur alias Aan di proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013-2015.

Bupati Bengkalis nonaktif, Amril Mukminin juga terjerat dalam kasus proyek pembangunan jalan multieras, Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis.

Perkara yang menjerat Amril ini merupakan pengembangan penanganan perkara dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang – Pangkalan Nyirih.

Atas perbuatannya, para tersangka itu dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP pungkas Ali Fikri.

Sumber : Release KPK

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita