by

Orang Orang Yang Tidak Bisa Mencium Aroma Surga

-Berita-132 views

NarasiNews. – Yang pertama ialah : 1)๐ŸŽ€Durhaka kepada Orang tua
dari Abu Darda bahwasanya Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda.


โ€œTidak masuk surga anak yang durhaka, peminum khamr (minuman keras) dan orang yang mendustakan qadarโ€
(Hadits Riwayat Ahmad 6/441 dan di Hasankan oleh Al-Albani dalam Silsilah Hadits Shahihnya 675)

2)๐ŸŽ€tukang mabuk
hadits Ibnu โ€˜Umar radhiyallahu โ€˜anhuma dengan sanad marfuโ€™ โ€“sampai pada Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam-, di mana beliau bersabda,
ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉูŒ ู‚ูŽุฏู’ ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ู…ูุฏู’ู…ูู†ู ุงู„ู’ุฎูŽู…ู’ุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุนูŽุงู‚ู‘ู ูˆูŽุงู„ู’ุฏู‘ูŽูŠู‘ููˆุซู ุงู„ู‘ูŽุฐูู‰ ูŠูู‚ูุฑู‘ู ููู‰ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ุงู„ู’ุฎูุจู’ุซูŽ
โ€œAda tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya.โ€
(HR. Ahmad 2: 69.

3)๐ŸŽ€ancaman bagi orang yang menyemir dengan warna hitam disebutkan
dalam hadits berikut.
Dari Ibnu โ€˜Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma berkata, bahwa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ูŠูŽูƒููˆู†ู ู‚ูŽูˆู’ู…ูŒ ูŠูŽุฎู’ุถูุจููˆู†ูŽ ูููŠ ุขุฎูุฑู ุงู„ุฒู‘ูŽู…ูŽุงู†ู ุจูุงู„ุณู‘ูŽูˆูŽุงุฏู ูƒูŽุญูŽูˆูŽุงุตูู„ู ุงู„ู’ุญูŽู…ูŽุงู…ู ู„ูŽุง ูŠูŽุฑููŠุญููˆู†ูŽ ุฑูŽุงุฆูุญูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู
โ€œPada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga.
โ€ (HR. Abu Daud, An Nasaโ€™i, Ibnu Hibban dalam shahihnya, dan Al Hakim. Al Hakim mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib mengatakan bahwa hadits ini shahih). Karena dikatakan tidak akan mencium bau surga, maka perbuatan ini termasuk dosa besar.
(Lihat Al Liqoโ€™ Al Bab Al Maftuh, 60/23, 234/27)

4)๐ŸŽ€Memakai pakaian tapi telanjang
Berjilbab tapi ketat membentuk lekuk tubuh,
Lekuk tubuhnya terlihat saking tipisnya baju
Atau transparan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ุตูู†ู’ููŽุงู†ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ู„ูŽู…ู’ ุฃูŽุฑูŽู‡ูู…ูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ูŒ ู…ูŽุนูŽู‡ูู…ู’ ุณููŠูŽุงุทูŒ ูƒูŽุฃูŽุฐู’ู†ูŽุงุจู ุงู„ู’ุจูŽู‚ูŽุฑู ูŠูŽุถู’ุฑูุจููˆู†ูŽ ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ ูˆูŽู†ูุณูŽุงุกูŒ ูƒูŽุงุณููŠูŽุงุชูŒ ุนูŽุงุฑููŠูŽุงุชูŒ ู…ูู…ููŠู„ุงูŽุชูŒ ู…ูŽุงุฆูู„ุงูŽุชูŒ ุฑูุกููˆุณูู‡ูู†ู‘ูŽ ูƒูŽุฃูŽุณู’ู†ูู…ูŽุฉู ุงู„ู’ุจูุฎู’ุชู ุงู„ู’ู…ูŽุงุฆูู„ูŽุฉู ู„ุงูŽ ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุฌูุฏู’ู†ูŽ ุฑููŠุญูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุฑููŠุญูŽู‡ูŽุง ู„ูŽูŠููˆุฌูŽุฏู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุณููŠุฑูŽุฉู ูƒูŽุฐูŽุง ูˆูŽูƒูŽุฐูŽุง
โ€œAda dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat:
1) Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan
2)para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.
โ€ (HR. Muslim no. 2128)

5๐ŸŽ€mengangkat anak diakui
anak kandungnya sendiri
Menisbatkan nasab bukan kepada ayahnya
Islam melarang umatnya menisbatkan nama kepada nama orang tua angkat
ู…ูŽู†ู’ ุงุฏู‘ูŽุนูŽู‰ ุฅูู„ูŽู‰ ุบูŽูŠู’ุฑู ุฃูŽุจููŠู‡ู ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฑูŽุญู’ ุฑูŽุงุฆูุญูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุฑููŠุญูŽู‡ูŽุง ู„ูŽูŠููˆุฌูŽุฏู ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุฏู’ุฑู ุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ุนูŽุงู…ู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุณููŠุฑูŽุฉู ุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ุนูŽุงู…ู‹ุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุฐูŽุจูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ู…ูุชูŽุนูŽู…ู‘ูุฏู‹ุง ููŽู„ู’ูŠูŽุชูŽุจูŽูˆู‘ูŽุฃู’ ู…ูŽู‚ู’ุนูŽุฏูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู
โ€œBarangsiapa mengaku keturunan dari orang lain yang bukan ayahnya sendiri tidak akan mendapatkan bau surga. Padahal bau surga telah tercium pada jarak tujuh puluh tahun, atau tujuh puluh tahun perjalanan.โ€
(HR. Ahmad dishahihkan Al-Albany di Sohihul Jamiโ€™5988)

Wanita yang minta cerai dari suaminya tanpa alasan
ุฃูŽูŠู‘ูู…ูŽุง ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู ุณูŽุฃูŽู„ูŽุชู’ ุฒูŽูˆู’ุฌูŽู‡ูŽุง ุงู„ุทู‘ูŽู„ูŽุงู‚ูŽ ู…ูู†ู’ ุบูŽูŠู’ุฑู ู…ูŽุง ุจูŽุฃู’ุณู ููŽุญูŽุฑูŽุงู…ูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุฑูŽุงุฆูุญูŽุฉู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู
โ€œSiapa pun wanita yang meminta talak pada suaminya tanpa alasan maka bau surga haram baginya.โ€
(Abu Daud dishahihkan Al-Albany, 1187)

6)๐Ÿ’ŒLarangan Membunuh Kafir Muโ€™ahad yang Telah Membuat Kesepakatan untuk Tidak Berperang dilarang ngebom orang kafir
Al Bukhari membawakan hadits dalam Bab โ€œDosa orang yang membunuh kafir muโ€™ahad tanpa melalui jalan yang benarโ€.Dari โ€˜Abdullah bin โ€˜Amr, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุชูŽู„ูŽ ู…ูุนูŽุงู‡ูŽุฏู‹ุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฑูŽุญู’ ุฑูŽุงุฆูุญูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ุŒ ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ุฑููŠุญูŽู‡ูŽุง ุชููˆุฌูŽุฏู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุณููŠุฑูŽุฉู ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนููŠู†ูŽ ุนูŽุงู…ู‹ุง
โ€œSiapa yang membunuh kafir muโ€™ahad ia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun.โ€
(HR. Bukhari no. 3166)

๐ŸŽ€Sabda Rasulullah, โ€œBarangsiapa membunuh kafir zimmi maka tidak akan mencium baunya surga. Sesungguhnya baunya surga itu bias dicium sejauh perjalanan 40 tahunโ€
(Hadis Riwayat Imam Ahmad disohihkan Al-Albany di At-Tarhib, 2452)

7)๐ŸŽ€Ancaman Terhadap
Penguasa Yang Curang
ANCAMAN TERHADAP PENGUASA YANG CURANG
ุนูŽู†ู’ ู…ูŽุนู’ู‚ูู„ู ุจู’ู†ู ูŠูŽุณูŽุงุฑู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ู: ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ูŠูŽุณู’ุชูŽุฑู’ุนููŠู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุฉู‹, ูŠูŽู…ููˆุชู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ูŠูŽู…ููˆุชู, ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุบูŽุงุดู‘ูŒ ู„ูุฑูŽุนููŠู‘ูŽุชูู‡ู, ุฅูู„ู‘ูŽุง ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงูŽู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ โ€“ ู…ูุชู‘ูŽููŽู‚ูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู
Dari Maโ€™qil Bin Yasรขr Radhiyallahu anhu berkata, aku mendengar Rasรปlullรขh Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œTidaklah seorang hamba pun yang diberi amanah oleh Allรขh untuk memimpin bawahannya yang pada hari kematiannya ia masih berbuat curang atau menipu rakyatnya, melainkan Allรขh mengharamkan surga atasnya.
(Muttafaq alaih)

8)๐ŸŽ€BAHAYA MEMUTUS KEKERABATAN
Contoh
Kakak beradik gak pernah tanya,
bertahun tahun :sampai putus persaudaraan
ู„ุงูŽ ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงุทูุนูŒ
Tidak akan masuk sorga orang yang memutuskan (persaudaraan).
(HR. al-Bukhรขri dan Muslim,
dari Jubair bin Muthโ€™im)

9)๐ŸŽ€Hadits Tentang Sombong
ู„ุงูŽ ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ู…ูุซู’ู‚ูŽุงู„ู ุฐูŽุฑู‘ูŽุฉู ู…ูู†ู’ ูƒูุจู’ุฑู. (ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…)
Tidak akan masuk surga seorang yang dalam hatinya ada sebiji dzarrah dari kesombongan. (HR. Muslim)
ุงู„ู’ูƒูุจู’ุฑู ุจูŽุทูŽุฑู ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ูˆูŽุบูŽู…ู’ุทู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู
โ€œKesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusiaโ€.
(HR. Muslim, no. 2749, dari โ€˜Abdullah bin Masโ€™รปd)

10)๐ŸŽ€Belajar Agama hanya untuk
mencari dunia
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุนูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุนูู„ู’ู…ู‹ุง ู…ูู…ู‘ูŽุง ูŠูุจู’ุชูŽุบูŽู‰ ุจูู‡ู ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽุชูŽุนูŽู„ู‘ูŽู…ูู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู„ููŠูุตููŠุจูŽ ุจูู‡ู ุนูŽุฑูŽุถู‹ุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฌูุฏู’ ุนูŽุฑู’ููŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู
โ€œBarangsiapa yang mempelajari suatu ilmu (belajar agama) yang seharusnya diharap adalah wajah Allah, tetapi ia mempelajarinya hanyalah untuk mencari harta benda dunia, maka dia tidak akan mendapatkan wangi surga di hari kiamat.โ€ (HR. Abu Daud no. 3664, Ibnu Majah no. 252 dan Ahmad 2: 338. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

๐ŸŽ€Makna โ€˜tidak masuk surgaโ€ฆโ€˜.
Mengenai makna โ€˜tidak masuk surgaโ€ฆโ€˜. Imam An Nawawi ketika menjelaskan makna lafadz โ€˜tidak akan masuk surga..โ€˜ beliau mengatakan: โ€œlafadz ini ditaโ€™wil dengan dua kemungkinan dengan menimbang beberapa pertimbangan.

๐ŸŽ€Pertama, maksudnya yaitu jika pelakunya menganggap halal perbuatan haram. Sehingga, karena sebenarnya ia tahu itu diharamkan agama, ia menjadi kafir kekal di neraka, tidak masuk surga.

Kedua, maksudnya yaitu ia tidak masuk surga bersama rombongan pertama dari kalangan orang-orang yang beruntung
โ€ (Syarh Shahih Muslim, 17/191).

Disusun oleh Humaira medina

Sumber : Net

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita