by

Pernahkah Merasakan Rejeki Seret Atau Susahnya Mencari Rejeki, Padahal Sudah Bekerja Keras?

-Serambi-104 views

TAHAJUDCALL

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

NarasiNews. – Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menggapai rezeki dengan berbagai potensi yang kita miliki. Kemampuan fisik kita mungkin tidak ada yang meragukan.

Pemikiran kita sudah mendapatkan bekal yang sangat cukup.
Tak lupa juga kita senantiasa berdo’a tapi mengapa kok rezeki susah banget kita dapatkan.

Kita datangi, e .. dia malah menjauh, sudah ada di hadapan mata, mau kita ambil keburu diduluin yang lain.

Ataukah merasa selama ini rejeki yang didapatkan selalu tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari atau sedang di lilit hutang bahkan merasa rejeki yang diperoleh tidak berkah yang di tandai berapapun penghasilan selalu pengeluaran lebih besar dari penghasilan tersebut.

Lalu apa yang dulakukan untuk mengatasinya, berusaha lebih keras lagi, marah sama Allah atau putus asa?…

Rejeki seret/susah merupakan salah satu ujian Allah kepada hambaNya, namun bisa jadi merupakan peringatan yang ditimpakan atas dosa yang kita lakukan

Lupa dengan Kewajiban

Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian Maka mereka Itulah orang-orang yang merugi
(QS. Al Munafikun: 9)

Banyak aktivitas kita yang membuat hubungan kita dengan Allah makin menjauh.

Kita disibukkan oleh kerja, sehingga lupa shalat, lupa membaca Alquran, lupa mendidik keluarga, lupa menuntut ilmu agama, lupa menjalankan apa yang Allah dan Rasul-Nya perintahkan.

Akibatnya, pekerjaan kita tidak berkah.
Jika sudah demikian, jangan heran bila rezeki kita akan tersumbat.

Idealnya, semua pekerjaan harus membuat kita semakin dekat pada Allah. Sibuk boleh, namun jangan sampai hak-hak Allah kita abaikan.

Saudaraku, bencana sesungguhnya bukanlah bencana alam yang menimpa orang lain.
Bencana sesungguhnya adalah saat kita semakin jauh dari Allah

Memelihara sifat kikir

Siapa pun yang pelit, niscaya hidupnya akan sempit, rezekinya mampet

Sebaliknya, sedekah adalah penolak bala, penyubur kebaikan, serta pelipat ganda rezeki.
Sedekah bagaikan sebutir benih menumbuhkan tujuh butir, yang pada tiap-tiap butir itu terurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh
ratus kali lipat.
(QS al- Baqarah [2]: 261)

Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka.
Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak dilehernya di hari kiamat. dan kepunyaan Allah-lah segala
warisan (yang ada) di langit dan di bumi. dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan
(QS. Ali Imran: 180)

Rejeki seret bisa jadi merupakan cara Allah menguji kesabaran.

Karena itu, jangan gegabah, putus asa, apalagi marah dan menyalahkan Allah. Bersabarlah dan syukurilah kondisi apapun yang tengah menimpa.

Karena sebagaimana dalam firman Allah dalam Al Quran “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”
(QS.ibrahim [14]

https://muslim.or.id/47513-10-sebab-senantiasa-merasa-miskin-dan-kurang-harta.html

Semoga jadi bahan renungan & muhasabah, hanyalah Allah yang memberi taufik dan hidayah untuk berbuat kebajikan

Yang selalu mengaharapkan ampunan & rahmat Rabbnya

METMUNAJAD
ISTIGHFAR
ZIKIR
SHOLAWAT
TILAWAH
SAHUR

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita