by

PN Dumai Gelar Sosialisasi Surat Edaran No 2 Tahun 2020 Tentang ” Tata Tertib Menghadiri Persidangan”

-Sosial-162 views

NarasiNews. Dumai, – Pengadilan Negeri Dumai Kelas IA mengelar sosialisasi surat edaran Direktur Jenderal Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2020 tentang “tata tertib dialog persidangan”, bertempat di ruang sidang Pengadilan Negeri Dumai, Kamis (27/02 / 2020).

Sosialisasi tersebut dimulai pukul 9.30 Wib dihadiri Hakim Abdul Wahab, SH.MH, Dewi Andriyani, SH, Ritusga Sakral, SH, Renaldo Meiji H Tobing, SH.MH, Desbertua, Naibaho, SH.MH, Alfonsus Nahak, SH.MH. Acara tersebut dihadiri Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai, Kambali dan sejumlah jurnal dari berbagai media yang memuat di Kota Dumai.

Humas Pengadilan Negeri Dumai Kelas IA, M.Sacral Ritonga SH dalam sambutannya menjelaskan surat edaran nomor 2 tahun 2020 tentang tata tertib disambut persidangan. “Kurang tertibnya peraturan dalam pengadilan persidangan di pengadilan-pengadilan negeri yang disetujui yang telah ditentukan dalam peraturan perundangan dan peraturan di ruang sidang yang membahas jalannya persidangan dan untuk perbincangan. ”Ujar M. Sacral Ritonga.

Lanjutkan, selama sidang berlangsung, para pengunjung sidang harus duduk dengan sopan dan tertib di tempat masing-masing dan mengamankan ketertiban dalam sidang. “Pengambilan foto, rekaman suara, rekaman TV harus seizin Ketua Pengadilan,” tegas M.Sacral Ritonga.

Sementara itu, Hakim Renaldo Meiji H Tobing SH, MH mengatakan, selama persidangan terbuka untuk umum para media membahas melakukan meliput dengan meminta menyetujui kepada ketua Pengadilan Negeri Dumai. “Dalam surat meminta, para wartawan harus mengeluarkan nomor perkara dan nama terdakwa yang akan diliput. Jika ada 2 atau 3 perkara yang akan diliput dalam 1 hari itu, boleh dituliskan nomor perkaranya dalam 1 surat yang dimintanya, ”terang Renaldo Meiji H Tobing.

Untuk diketahui, tujuan diberlakukanya surat edaran nomor 2 tahun 2020 ini adalah untuk membuktikan pemahaman, khusus untuk otoritas pengadilan dan bagi para pencari keadilan pada umumnya dalam proses persidangan di ruang sidang, sehingga terlaksana persidangan yang efektif, aman dan bermartabat di pengadilan-pengadilan negeri.

Sumber : KOMPASRIAU.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita