by

Survey RRC, Kasmarni-Bagus Berpeluang Besar Menang Pilkada Bengkalis

-Politik-164 views

NarasiNews,Pekanbaru –  Lembaga survei Riau Research Centre (RRC)  merilis hasil survei terbaru Pilkada Kabupaten Bengkalis 2020. Dalam survei itu,  jika Pilkada digelar hari ini, Jumat  (04/12/2020), pasangan calon (Paslon)  nomor urut 3, Kasmarni-Bagus Santoso (KBS) berpeluang besar memenangkan kontestasi Pilkada Kabupaten Bengkalis.

Hasil survei terbaru RRC yang digawangi Eko Fambudi itu merilis pasangan nomor urut 3 Kasmarni-Bagus menempati urutan pertama dengan elektabilitas tertinggi sebesar 32,90 persen.

Pasangan ini diusung 5 partai politik PAN, PBB, Nasdem, Demokrat dan Gerindra.Dibawah elektabilitas KBS menyusul  pasangan nomor urut 2 Abi Bahrun-Herman dengan elektabilitas  20,73 persen. 

Selanjutnya urutan ketiga   pasangan nomor 4 Indra Gunawan-Samsu Dalimunte dengan elektabilitas  20,59 persen. Terakhir  pasangan nomor 1 Kaderismanto-Sri Barat dengan elektabiiitas  10,67 persen.”Selisih tingkat elektabilitas pasangan nomor 3 KBS  dan pasangan nomor 2 AMAN sebesar 12,17 persen. 

Selisih tersebut lebih besar dari tingkat Margin of Error (MoE) sekitar 3 persen. Dengan hasil ini  R2C memperkirakan  pasangan KBS akan unggul dibandingkan dengan pasangan lain,” jelas Eko sembari menyebut ada 15,12 persen responden yang menyatakan belum menentukan pilihan (undecided).

Disampaikan Eko, survei ini diadakan pada periode 6 November hingga  dengan 14 November 2020 dengan  metode systematic sampling pada unit Rukun Tetangga (RT) terpilih. Ada 1.462 responden yang diambil sebagai sample yang tersebar di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis.

“Khusus untuk Kecamatan Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, Talang Mandau, Bengkalis dan Bantan,  sampel mencakup seluruh desa/kelurahan yang ada di kecamatan-kecamatan tersebut.

Margin of Error dari survei ini adalah 3 persen untuk estimasi tingkat kabupaten,” ujar Survei Manager RRC itu.Eko juga menyebut bahwa survei diadakan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya tradisi ilmiah dalam menyimpulkan sesuatu.

Terutama pada momentum pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Bengkalis ini.”Ini preferensi politik menjelang pelaksanaan Pilkada. Biasanya hasil akhir pemilihan tak jauh beda dengan hasil survei kami ini,” ujar Eko lagi.(Redaksi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita