by

Tong Sampah Dekat Terotoar Tempat Jualan Minuman Ringan

-Berita-90 views

NarasiNews,Bengkalis – Trotoar di jalan Tandun Kota Bengkalis terdapat bangunan tempat jualan minuman ringan yang sudah berbulan bulan berdiri kokoh, dan juga Tong Sampah milik dinas terkait yang keduanya ini sangat mengganggu pejalan kaki yang menggunakan trotoar.

Kurangnya perhatian pemerintah daerah terkait hal ini membuat masyarakat pengguna trotoar jalan merasa terganggu.

Sesuai Peraturan (Perda) Daerah Kabupaten Bengkalis nomor 1 tahun 2016 tentang Ketertiban Umum, yang mana dalam Perda ini ingin mewujudkan tata kehidupan masyarakat kabupaten Bengkalis yang tertib , tentram, nyaman , bersih dan indah, di perlukan adanya pengaturan di bidang ketertiban umum yang mampu melindungi warga dan prasarana daerah beserta kelengkapannya.

Namun sangat di sayangkan Perda nomor 1 tahun 2016 ini tidak berfungsi di kota Bengkalis, dari pantauan awak media di lapangan terdapat bangunan diatas trotoar jalan Tandun Kota Bengkalis yang telah berdiri sekian lama seperti bangunan permanen dan juga Tong Sampah yang menghiasi trotoar.

“Bengkalis tiga tahun berturut-turut mendapatkan piala adipura sebagai salah satu kota kecil terbersih di Indonesia dari Kementerian Lingkungn Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, dengan indicator berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan, namun saat ini coba kita lihat bersama di Kota Bengkalis sendiri kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan justru semrawut alias tidak teratur sesuai peruntukannya.”

Hal tersebut ditegaskan oleh Zuhandi Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis saat dimintai keterangannya terkait banyaknya pedagang yang membuka lapak bahkan ada tong sampah yang berada di trotoar jalan, Senin 31 Agustus 2020)

Zulhandi sangat kesal dan menyayangkan sekali sepertinya tidak ada tindakan dan adanya upaya pembiaran dari dinas terkait dengan maraknya pedagang kaki lima yang membangun lapaknya diatas trotoar bahkan lebih menyedihkan tong sampah diletakkan diatas trotoar.

“Trotoar itu sejatinya menjadi hak para pejalan kaki (pedestrian), namun kini banyak pihak yang abai dengan fungsi trotoar ini. Trotoar itukan dikhususkan sebagai jalur bagi para pejalanyang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keamanan pedestrian. Karena lalu lintas adalah tempat berbahaya bagi para pedestrian, nah jika sekarang trotoar yang telah dibangun bagus, cantik toh dipergunakan untuk letak tong sampah, tempat lapak para pedagang , mana fungsi awal trotoar itu ?” Tanya Hamdi

Lanjut Zuhandi lagi, “Secara legal, menurut UU No. 22 tahun 2009, trotoar sesungguhnya merupakan salahsatu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalulintas, sama seperti tempat penyebrangan (zebra cross dam jembatan penyebrangan). Dalam PP No. 79 tahun 2013 pasal 114, Troatoar pun dapat digunakan untuk para pesepeda, jika tak ada alternatif jalur sepeda. Bukan untuk letak tong sampah dan lapak pedagang,” tegasnya.

Kepada Dinas terkait Zulhandi menegaskan untuk bekerja maksimal dalam upaya kebersihan dan ketertiban lingkungan.

“Untuk itu kepada Dinas terkait seperti DLH, Dinas Perkim, Satpol PP dan yang lainnya kita mintalah hal tersebut ditertibkan, kembalikan fungsi trotoar ke fungsi semula, membangun trotoar pakai APBD lho ? mana letak pembangunan yang tepat sasaran itu. Mari kita tata keindahan, kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang bersih dan rapi serta teratur tersebut yang dimulai dari kota kecil Bengkalis ini” Pinta Zuhandi

Dengan tegas Zulhandi mengatakan puala adi pura tak akan bisa diraih kalau Pemerintah Kabupaten Bengkalis lamban dalam menangani kebersihan dan ketertiban lingkungan.

“Jika masalah itu tetap dibiarkan, jangan berharap banyak jika bisa mendapat piala adipura lagi, Bengkalis kota kecil ini aja semrawut, gimana kalau Pemerintah Daerah bercerita tentang kebersihan dan pengelolaan lingkungan dalam skop besar Kabupaten Bengkalis secara keseluruhan,” tegasnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jenri Salmon Ginting saat di konfirmasi awak media terkait ada tong sampah dan bangunan di jalan Tandun Bengkalis mengakan “Koordinasikan terlebih dahulu kepada OPD Lingkungan Hidup atau yang terkait, sesuai dengan SOP nya, terima kasih infonya,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidupa dan Kebersihan, Arman AA yang di hubungi awak media menerangkan keberadaan tong sampah di jalan Tandun tersebut untuk sementara memang di letak kan di atas trotoar dikarenakan belum dapat tumpangan untuk meletakkan tong sampah tersebut dari warga setempat.

“Untuk sementara tong sampah tersebut sengaja kami letak di trotoar karena belum ada warga yang memberi tumpangan tanah untuk tong sampah tersebut, mengingat kalau tidak disediakan tong sampah di sekitar jalan Tandun tesebut maka sampah akan berserakan,” terangnya.

Arman juga mengharapkan “Kepada warga di sekitar jalan Tandun, untuk ada yang bersedia memberikan tumpangan meletakkan tong sampah di tanahnya agar tidak lagi tong sampah tersebut berada di atas trotoar jalan,” harapnya.(ep)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita