by

Warga Kampung Baru Tidak Setuju Dengan Nonminal Harga Ganti Rugi Yang Di Terbitkan Tim Apresial

-Sosial-259 views

NarasiNews – Dumai – Besar nominal harga ganti rugi bangunan dan tanah, tanaman serta kompensasi usaha karena kena dampak pelebaran jalan belum dapat diterima warga karena tim aprisial selaku yang menentukan harga nominal ganti rugi diduga kurang mempertimbangkannya dengan kondisi bangunan dan tanah serta usaha yang terdampak.

Hal tersebut disampaikan Sembilan KK warga RT. 08 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur pada awak media ini kamis 19/3/2020. Konon menurut warga itu bahwa bangunan rumah mereka terkena dampak pembangunan pelebaran jalan sebagai pendukung jalan Tol yang dikerjakan PT. HKI.

Tetapi besarnya harga nominal ganti rugi belum sesuai dengan kondisi bangunan dan tanah serta usaha yang merupakan mata pencaharian ekonomi kata Nursemi dan Supartik warga yang bangunan rumah nya terkena dampak pelebaran jalan. Lanjutnya, pada tanggal 12 Maret 2020 ada pertemuan antara warga, dengan tim aprisial juga pihak BPN dikantor Camat Bukit Kapur ketika itu pertemuan tersebut kami hadiri kata Supartik.

Pihak tim Aprisial menerbitkan nominal harga ganti rugi yang disampaikan sebagian warga ada yang setuju kata Supartik. Tetapi banyak juga yang tidak setuju karena belum sesuai besaran nilai harga nominal yang di terbitkan tim aprisial ujarnya. Karena itu Sembilan KK warga RT. 08 Sukamaju Kelurhan Kampung Baru yang bangunan rumah dan tanahnya maupun usahanya kena dampak pelebaran jalan tidak setuju dengan besaran harga nilai nominal yang diterbitkan tim Aprisial itu.

Kami belum bisa menyetujui atau menerima nominal harga tersebut ujar Wandi dan Pasaribu, serta beberapa anggota warga lainnya yang terkana dampak bangunan rumahnya saat dikonfirmasi wartawan media ini kamis 19/03/2020.

Kami tidak setuju nominal harga ganti rugi tersebut dan kami tanda tangani kata Pasaribu dan Bambang irawan. Sebab setelah kita cermati besaran nominal harga itu menimbulkan tanda tanya. Sebab ada nominal harga ganti ruginya lebih besar padahal bangunannya darurat atau apa adanya.

Sementara bangunan permanen dan ada usaha terkena dampak pelebaran jalan nilainya lebih kecil dibanding bangunan darurat. Ini membuat kita jadi curiga maka kita berharap dan memohon kepada tim aprisial selaku pihak yang menentukan nominal harga ganti rugi tersebut untuk mempertimbangkan nya biar adil atau biar sesuai dengan kondisi bangunan maupun tanah serta usaha yang terkena dampak sebut Supartik dan Mindi Sarmaulina Malau.

Adapun Sembilan KK yang tidak setuju harga nominal ganti rugi yang di terbitkan tim aprisial sesuai data maupun surat pernyataan Sembilan KK warga RT. 08 Kampung Baru diantaranya, Bambang Irawan, Sri Supriyatun, Mendi Sarmaulina Malau, Nofrinoi, Mursiti dan Jr. Sinaga, Eka Susilawati, Supartik, Nurseni. Sembilan KK warga ini sudah membuat pernyataan tidak setuju harga nominal ganti rugi yang diterbitkan tim aprisial tersebut.

Kita tetap bertahan tidak setuju karena belum sesuai nominal harga tersebut dibandingkan dengan bangunan, tanah, maupun usaha yang terkena dampak pelebaran jalan tegas Supartik dan Mendi Sarmaulina Malau.

Pernyataan tidak setuju yang disampaikan warga itu juga didengar oleh ketu RT 08 Kelurahan Kampung Baru pada kamis 19/3/2020. Karena ketua Rt Sumini juga hadir saat warga di wawancarai wartawan.

Sementara ketua RT. 08 Kampung baru Sumini ketika dikonfirmasi wartawan media ini 19/03/2020 menagatakan bahwa selaku ketua RT, saya setuju tentang langkah warga yang memohon kepada tim Aprisial untuk mempertimbangkan nominal harga tersebut karena belum sesuai dengan keberadaan bangunan dan tanah maupun usaha yang terkena dampak proyek pelebaran jalan ujar Sumini.

Dikatakan langkah warganya yang memohon kepada tim Aprisial untuk di tinjau kembali nominal harga ganti rugi itu wajar saja karena warga merasa belum sesuai dan itu merupakan hak warga tegas Sumini.

Sampai berita ini di ekspos lurah Kampung Baru, Camat Bukit Kapur, BPN Kota Dumai dan tim Apresial di Pekanbaru belum dapat di konfirmasi wartawan NarasiNews.langkah warga RT. 08 Kampung Baru yang memohon nominal harga ganti rugi kepada tim aprisial terus di Monitor wartawan media ini dan beberapa LSM.

(REDAKSi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Umpan Berita